30 January 2012 0 Comments

Berbagi Twit Perang Cumbok oleh @Rahmat_H2B

Perang CumbokSepertinya sudah lama rakan #ATwitLovers tidak berbagi tweet ini yang sering @iloveaceh buat, walaupun tanpa disadari semua arsip tweet tentang sejarah, budaya, seni dan lainnya kita sering rangkum dalam blog sebagai bukti bahwa rakan #ATwitLovers juga peduli untuk saling berbagi bersama #ATwitLovers.

Sebelumnya rakan #kontributoriloveaceh @SyukriTakengon juga pernah berbagai tentang daftar pembantaian Van Daalen di Gayo Lues, selain itu ada juga rakan @banda_arya yang berbagi tweet seputar adat pernikahan di Aceh yang kesemua itu menjadi wawasan tersendiri bagi pembaca.

Nah, kali ini ada salah satu rakan kita @Rahmat_H2B juga kembali membawa sebuah topik #cumbok atau lebih dikenal dengan Perang Cumbok, tertarik untuk membaca twitnya tentang perang yang berlangsung alot tersebut, berikut adalah twitnya yang berhasil kami rangkum:

  • Perang Cumbok (1946- 1947)timbul krn adanya kesalahan peran & tafsir dr ulama & Uleebalang trhdp proklamasi Indonesia, 17/08/45
  • Perang Cumbok tak lepas dr konteks tatanan sosial saat itu. Tatanan yang sengaja dibangun demi kepentingan Belanda
  • Bagi ulama, proklamasi berarti berakhirnya kezaliman bg Indonesia, khususnya Aceh dari penjajahan Belanda dan Jepang. #cumbok
  • Bagi Bangsawan (Uleebalang) melihat larinya Jepang hrs diganti dg Belanda sbg upaya memulihkan kekuasaan tradisional #cumbok
  • Lalu Belanda mengutus Snouck Hurgronje, Ahli Ilmu Islam, memperalat Uleebalang untuk tujuan politik pecah belah sesama #cumbok
  • Setiap uleebalang punya wewenang penuh mengendalikan nanggroe (negeri). Ada 103 nanggroe di Aceh saat itu. #cumbok
  • Kekuasaan sebesar itu mendorong bangsawan sprt Teuku Haji Cik Mohamad Johan Alam Syah dr Peusangan, memakmurkan rakyatnya #cumbok
  • Sebaliknya Teuku Keumangan Oemar. Ia jadi gila kuasa: menguasai lebih dari separuh areal persawahan di nanggroe. #cumbok
  • Uleebalang Oemar berpihak pada Belanda. “Mereka punya hakim, pengadilan, polisi, jg penjara sendiri,” #cumbok
  • Pada 10 Jan 1946, ribuan rakyat, ulama, dan tentara Angkatan Perang Indonesia (API)menyerang markas Cumbok di Lam Meulo. #cumbok
  • 3 hari pertempuran sengit berlangsung. Senapan, meriam saling berbalas. Hari ke-4, Geng Uleebalang kabur ke hutan. #cumbok
  • Pertempuran berakhir 17 Jan 46. Nama Lam Meulo diganti jd “Kota Bakti” guna menghormati ratusan orang yg gugur di sana #cumbok

Demikian isi twit sederhana ini dengan harapan rakan #ATwitLovers lainnya bisa mengambil banyak pelajaran serta bisa mengingat sejarah di tanoh endatu ini, terimakasih untuk #ATwitLovers yang sudah berbagi twit, sampai jumpa di twit lainnya.

Sumber foto dari yousaytoo.com

Leave a Reply