23 April 2013 0 Comments

Panglima Armada para Janda

Dia adalah laksamana yang jadi panglima armada wanita pertama di dunia.

Perang itu pun pecah di Teluk Haru (Selat Malaka) di pengujung abad ke-16. Armada Portugal bentrok dengan armada Aceh. Kala itu armada Tanah Rencong dipimpin langsung oleh Sultan Alaiddin Riayat Syah Al Mukammil, pemimpin Aceh Darussalam selama 1589-1604, yang dibantu dua laksamana.

Pertempuran besar itu berakhir dengan kemenangan armada Aceh. Namun, korban yang jatuh di kedua belah pihak tidaklah sedikit. Portugal kehilangan ribuan serdadunya. Sekitar 1.000 mujahid Aceh juga meninggal, termasuk dua laksamananya. Salah satu laksamana itu adalah suami dari Laksamana Malahayati. [...]

21 October 2012 0 Comments

Mengenal Seluk Beluk Melayu Tamiang

Ciri utama masyarakat majemuk adalah terdiri atas ragam budaya dan suku serta dibatasi oleh adat-istiadat setempat/lokal. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas berbagai suku, bahasa, agama, dan budaya. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia tergolong ke dalam plural societies atau masyarakat majemuk.

Sebagai masyarakat majemuk, masyarakat Indonesia relatif sangat sensitif dalam menyikapi suatu persoalan, sebab mereka diharuskan untuk saling menjaga dan membina stabilitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Aceh merupakan salah satu propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang juga memiliki pluralitas budaya dan multi etnik. Kendati suku bangsa Aceh tergolong ke dalam etnik atau ras Melayu, tidak berarti bahwa masyarakat Aceh memiliki budaya yang homogen. Bahkan, bentuk fisik orang Aceh pun berbeda-beda sesuai dengan asal daerahnya. [...]

18 September 2012 0 Comments

Antara Warung Kopi Aceh dan Ottoman

Warung kopi mudah ditemukan di berbagai tempat di Aceh. Berbagai kalangan duduk dan asyik mengobrol berjam-jam di tempat itu.

Warung kopi telah menjadi titik untuk bertemu bagi mereka yang suka berbincang, mulai dari soal seni, politik, bisnis, hingga obrolan lainnya. Kehadiran warung kopi di Tanah Rencong itu memiliki sejarah yang panjang.

Di Aceh, warung kopi merebak di mana-mana. Semula banyak ditemukan di pantai barat, namun kini di pantai timur mudah pula ditemukan warung kopi. Meski demikian, masih sulit ditelusuri asal-usulnya. Tidak banyak bukti tertulis dan arkeologis yang memberi petunjuk soal kehadiran warung kopi di sana sehingga kita hanya bisa menduga-duga masuknya warung kopi ke provinsi itu.

Kehadiran warung kopi di Aceh sangat terkait dengan sejarah perkembangan tempat tersebut. Ketika Kesultanan Aceh berkembang, mereka kerap kali berkomunikasi dengan Kesultanan Ottoman yang sekarang telah menjadi negara Turki. [...]

2 August 2012 0 Comments

MONISA Peureulak, Sejarah Yang Hilang

Dikawasan ini dahulu tempat berdirinya Kerajaan Islam Peureulak yang pertama di Asia Tenggara pada abad ke-9 Masehi berada, monumen ini dibangun sebagai simbol tempat Kerajaan Islam Peureulak yang pertama di Asia Tenggara yang didirikan pada tahun 840-864 M dengan Raja Pertama Sultan Alaidin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah. Di lokasi ini juga terdapat makam Beliau dan Isterinya.

Sejarah sering sekali terlupakan. Baik disengaja maupun tanpa disengaja. Parahnya, terkadang, sejarah juga dimanfaatkan untuk meraih keuntungan dengan berbagai dalih proposal pembangunan. Kondisi ril ini, terjadi hampir diseluruh wilayah Indonesia.

Untuk Aceh, tidak bisa dipungkiri bila Peureulak merupakan salah satu saksi hidup. Bagaimana perjuangan, kehidupan, dan agama berkembang menjadi sebuah identitas tersendiri. Namun, sayang semuanya terlupakan. [...]